Pembinaan oleh Pengawas Pendidikan Kabupaten Blitar

Hari kamis, 21 Oktober 2010, Bapak Arisandi selaku Pengawas Pendidikan Kabupaten Blitar mulai pukul 07.30 sampai 09.30 memberikan pembinaan pada semua guru SMP 1 Gandusari Blitar di ruang Multimedia.

Pengawas menyampaikan beberapa hal diantaranya:

  • Sekolah mampu menanamkan pendidikan karakter bangsa diantaranya kegiatan menjemput siswa yang datang kesekolah dengan berjabat tangan.
  • Mengingatkan bahwa presensi semua guru/ karyawan bersifat wajib karena sewaktu-waktu pihak pengawas atau dinas terkait akan melihat aktifitas personal sekolah melalui buku presensi.
  • Guru yang tersertifikasi diwajibkan memakai tanda pengenal profesional yang dikeluarkan oleh lembaga (sekolah) masing-masing.
  • Bagi guru profesional (telah tersertifikasi ) wajib mengajar 24 jam sesuai dengan bidang profesinya.
  • Adanya wacana persyaratan kenaikan pangkat ke IIID maupun IVA disyaratkan memiliki Karya Tulis Ilmiah (KTI).

Untuk menyongsong wacana tentang KTI, hari itu juga pengawas memberikan bimbingan membuat karya tulis ilmiah melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Secara rinci mengenai PTK dapat dilihat pada slide disini.

Bapak Arisandi juga memaparkan metode pembelajaran PAIKEM yang Gembira dan Berbobot (GEMBROT) yang secara ringkas memuat hal-hal berikut:

Mengapa PAIKEM

  • Adanya asumsi belajar sebagai proses individual, proses sosial,  menyenangkan, tak pernah berhenti, dan membangun makna.
  • Adanya perubahan paradikma, Mengajar menjadi Pembelajaran, dan Penilaian menjadi Perbaikan terus menerus.
  • Proses pembelajaran yang dirancang agar mengaktifkan anak, mengembangkan kreativitas sehingga efektif namun tetap menyenangkan.
    Menciptakan Lingkungan Belajar yang kondusif/bermakna yang mampu memberikan siswa keterampilan, pengetahuan dan sikap untuk hidup.
PAIKEM adalah singkatan dari Pembelajaran Aktif, Inspiratif/ Interaktif/Inovatif, Kritis/Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan. PAIKEM mempunyai prinsip,
  1. Berpusat pada peserta didik agar mencapai kompetensi yang diharapkan
  2. Pembelajaran terpadu agar kompetensi yang dirumuskan dalam KD dan SK tercapai secara utuh.
  3. Pembelajaran dilakukan dengan sudut pandang adanya keunikan individual setiap peserta didik
  4. Pembelajaran dilakukan secara bertahap dan terus menerus menerapkan prinsip pembelajaran tuntas (mastery learning) sehingga mencapai ketuntasan yang ditetapkan
  5. Pembelajaran dihadapkan pada situasi pemecahan masalah, sehingga peserta didik menjadi pembelajar yang kritis, kreatif, dan mampu memecahkan masalah yang dihadapi.
  6. Pembelajaran dilakukan dengan multi strategi dan multimedia sehingga memberikan pengalaman belajar beragam bagi peserta didik.
Tujuan PIKEM membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir tahap tinggi, berpikir kritis dan berpikir kreatif (critical dan creative thinking).

Karakteristik Paikem:

  • Mengalami
    1. Melakukan pengamatan
    2. Melakukan percobaan
    3. Melakukan penyelidikan
    4. Melakukan wawancara
    5. Siswa belajar banyak melalui berbuat
    6. Pengalaman langsung mengaktifkan banyak indera.
  • Komunikasi
    1. Mengemukakan pendapat
    2. Presentasi laporan
    3. Memajangkan hasil kerja
    4. Ungkap gagasan
  • Interaksi
    1. Diskusi
    2. Tanya jawab
    3. Lempar lagi pertanyaan
      • Kesalahan makna berpeluang terkoreksi
      • Makna yang terbangun semakin mantap
      • Kualitas hasil belajar meningkat
  • Refleksi
    Kegiatan Refleks yaitu memikirkan kembali apa yang diperbuat/dipikirkan. 

    1. mengapa demikian?
    2. apakah hal itu berlaku untuk …?
    3. Untuk perbaikan gagasan/makna
    4. Untuk tidak mengulangi kesalahan
    5. Peluang lahirkan gagasan baru

Jenis jenis PAIKEM

  • Pembelajaran kotekstual (CTL)
  • Pembelajaran Terpadu (Tematik, IPA Terpadu, IPS Terpadu)
  • Pembelajaran berbasis TIK (ICT)
  • Pembelajaran Pengayaan dengan menggunakan berbagai strategi antara  lain dengan Lesson Study.

Penerapan PAIKEM

  1. Tatap muka
    • Dilakukan dengan strategi bervariasi baik ekspositori maupun diskoveri inkuiri.
    • Metode yang digunakan seperti ceramah interaktif, presentasi, diskusi kelas, diskusi kelompok, pembelajaran kolaboratif dan kooperatif, demonstrasi, eksperimen, observasi di sekolah, ekplorasi dan kajian pustaka atau internet, tanya jawab, atau simulasi.
  2. Kegiatan tugas terstruktur
    • Kegiatan tugas terstruktur merupakan kegiatan pembelajaran yang mengembangkan kemandirian belajar peserta didik, peran guru sebagai fasilitator, tutor, teman belajar.
    • Strategi yang disarankan adalah diskoveri inkuiri dan tidak disarankan dengan strategi ekspositori.
    • Metode yang digunakan seperti diskusi kelompok, pembelajaran kolaboratif dan kooperatif, demonstrasi, eksperimen, observasi di sekolah, ekplorasi dan kajian pustaka atau internet, atau simulasi.
  3. Kegiatan mandiri tidak terstruktur
    • Kegiatan mandiri tidak terstruktur adalah kegiatan pembelajaran yang dirancang oleh guru.
    • Strategi pembelajaran yang digunakan adalah diskoveri inkuiri dengan metode seperti penugasan, observasi lingkungan, atau proyek

Alasan pemilihan strategi ekspositori

  • karakteristik peserta didik dengan kemandirian belum memadai;
  • sumber referensi terbatas;
  • jumlah pesera didik dalam kelas banyak;
  • alokasi waktu terbatas; dan
  • jumlah materi (tuntutan kompetensi dalam aspek pengetahuan) atau bahan banyak.

Langkah langkah strategi ekspositori

  • Preparasi, guru menyiapkan bahan/materi pembelajaran
  • Apersepsi diperlukan untuk penyegaran
  • Presentasi (penyajian) materi pembelajaran
  • Resitasi, pengulangan pada bagian yang menjadi kata kunci kompetensi atau materi pembelajaran.

Alasan Pemilihan strategi diskoveri inkuiri

  • karakteristik peserta didik dengan kemandirian cukup memadai;
  • sumber referensi, alat, media, dan bahan cukup;
  • jumlah peserta didik dalam kelas tidak terlalu banyak;
  • materi pembelajaran tidak terlalu luas; dan
  • alokasi waktu cukup tersedia.

Langkah langkah strategi diskoveri inkuiri

  • Guru atau peserta didik mengajukan dan merumuskan masalah
  • Merumuskan logika berpikir untuk mengajukan hipotesis atau jawaban sementara
  • Merumuskan langkah kerja untuk memperoleh data
  • Menganalisis data dan melakukan verifikasi
  • Melakukan generalisasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s